Minggu, 01 Maret 2015

Ada Gereja dan Mesjid Dalam Satu Bangunan di Yerusalem

1386683049103670454

The Last Supper by Leonardo da Vinci. Gambar : Wikipedia
.

Menurut Dan Brown, pengarang Da Vinci Code, sesungguhnya ada Maria Magdalena duduk di samping Yesus dalam gambar The Last Supper ini. Tapi menurut saya, Dan Brown keliru. Maria Magdalena tidak ada di situ. Karena Maria Magdalena yang pegang camera.

Tempat dimana Yesus mengadakan perjamuan makan terakhir ini adalah Ruang Atas, atau Upper Room, berada di Mt. Zion, Jerusalem. Bangunan ini diperkirakan selamat dari penghancuran Jerusalem oleh Kaisar Titus, dan diperbaiki. Dihancurkan oleh kerajaan Persia tahun 614. Diperbaiki lagi. Tahun 1006 dihancurkan oleh khalifah Al Hakim, lalu diambil alih oleh Tentara Salib. Diperbaiki lagi. Tahun 1340, gereja ini berada di bawah Franciscan Order of Friars, hingga tahun 1552 dimana kekaisaran Ottoman mengubahnya menjadi mesjid. Tempat ini beralih fungsi menjadi mesjid hingga pembentukan negara Israel tahun 1948, bangunan ini dikembalikan kepada The Fransiscan Custody of The Holy Land.

Bekas-bekas yang menunjukkan bahwa tempat ini pernah beralih fungsi sebagai mesjid tetap dilestarikan. Mari kita lihat seperti apa isi The Upper Room ini. Seluruh gambar milik sendiri.

.

13866842501016874229

Ruang dalam The Upper Room terlihat seperti ini.

.

13866851951860874683

Langit-langit The Upper Room.

.

13866844111635402726

Bekas tempat kotbah saat bangunan ini beralih fungsi menjadi mesjid masih ada.

.

13866845691191608846

Dinding ini menunjukkan bahwa bangunan ini dahulu pernah jadi mesjid.

.


13866846881741865824

Sudut dekat pintu belakang ruang.

.


13866848371493285340


Melangkah keluar pintu belakang, pemandangan halaman belakangnya seperti ini. Kami keluar lewat belakang sini menuju bangunan berikutnya.

.



13866850011216352791


Di belakang The Upper Room, ada bangunan yang menempel pada gedung. Rupanya ada yang tinggal di atas situ..

Di Israel, umat Islam, Kristen dan Yahudi hidup berdampingan dengan damai tidak seperti di Indonesia. Tidak ada larang-larangan, sweeping-sweepingan, segel-segelan, penghancuran, demo, maupun spanduk larangan beribadah. Apalagi larangan membuat gereja yang memiliki kubah, karena dianggap menyerupai bangunan mesjid yang sebetulnya menyerupai bangunan gereja seperti yang sedang dihebohkan di Pontianak itu.

.

- Esther Wijayanti -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar