The Last Supper by Leonardo da Vinci. Gambar : Wikipedia
.
Menurut Dan Brown, pengarang Da Vinci Code, sesungguhnya ada Maria Magdalena duduk di samping Yesus dalam gambar The Last Supper ini. Tapi menurut saya, Dan Brown keliru. Maria Magdalena tidak ada di situ. Karena Maria Magdalena yang pegang camera.
Tempat dimana Yesus mengadakan perjamuan makan terakhir ini adalah Ruang Atas, atau Upper Room, berada di Mt. Zion, Jerusalem. Bangunan ini diperkirakan selamat dari penghancuran Jerusalem oleh Kaisar Titus, dan diperbaiki. Dihancurkan oleh kerajaan Persia tahun 614. Diperbaiki lagi. Tahun 1006 dihancurkan oleh khalifah Al Hakim, lalu diambil alih oleh Tentara Salib. Diperbaiki lagi. Tahun 1340, gereja ini berada di bawah Franciscan Order of Friars, hingga tahun 1552 dimana kekaisaran Ottoman mengubahnya menjadi mesjid. Tempat ini beralih fungsi menjadi mesjid hingga pembentukan negara Israel tahun 1948, bangunan ini dikembalikan kepada The Fransiscan Custody of The Holy Land.
Bekas-bekas yang menunjukkan bahwa tempat ini pernah beralih fungsi sebagai mesjid tetap dilestarikan. Mari kita lihat seperti apa isi The Upper Room ini. Seluruh gambar milik sendiri.
.
Ruang dalam The Upper Room terlihat seperti ini.
.
Langit-langit The Upper Room.
.
Bekas tempat kotbah saat bangunan ini beralih fungsi menjadi mesjid masih ada.
.
Dinding ini menunjukkan bahwa bangunan ini dahulu pernah jadi mesjid.
.
Sudut dekat pintu belakang ruang.
.
Melangkah keluar pintu belakang, pemandangan halaman belakangnya seperti ini. Kami keluar lewat belakang sini menuju bangunan berikutnya.
.
Di belakang The Upper Room, ada bangunan yang menempel pada gedung. Rupanya ada yang tinggal di atas situ..
Di Israel, umat Islam, Kristen dan Yahudi hidup berdampingan dengan damai tidak seperti di Indonesia. Tidak ada larang-larangan, sweeping-sweepingan, segel-segelan, penghancuran, demo, maupun spanduk larangan beribadah. Apalagi larangan membuat gereja yang memiliki kubah, karena dianggap menyerupai bangunan mesjid yang sebetulnya menyerupai bangunan gereja seperti yang sedang dihebohkan di Pontianak itu.
.
- Esther Wijayanti -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar