Minggu, 01 Maret 2015

Apakah FPI dan HTI Ada Hubungan Dengan Al Qaeda?

Acara Miss World baru saja usai. Filipina memenangkan Miss World 2013.

Bayangkan, dunia yang menonton Miss World 2013 senang bahwa acara ini berlangsung aman dan damai padahal mendapat ancaman rusuh dari kelompok yang mengaku beragama damai. Sebuah representasi yang jauh dari rahmat bagi sesama.

Terharu rasanya mendengar lagu Padamu Negeri berkumandang di acara final Miss World 2013. Disusul berbagai back ground lagu-lagu nasional lainnya. Namun memunculkan sebuah kesadaran di benak saya, bahwa ternyata saya tidak pernah sekalipun mendengar FPI maupun HTI bersama-sama menyanyikan lagu nasional bangsa Indonesia. Maupun membawa simbol-simbol nilai-nilai kebangsaan. Pakaian pun, memakai pakaian bangsa asing.

Sebetulnya, membawa kepentingan siapakah FPI dan HTI ini? Mengapa memusuhi Miss World namun tidak menolak SPG pameran mobil yang jauh lebih seronok dibanding Miss World?

Saya coba simpulkan berdasarkan pemikiran awam saya. Kesimpulan saya ini bisa saja salah, tapi bisa jadi benar: Bahwa Miss World merepresentasikan barat. Sementara SPG pameran mobil adalah kegiatan dalam negeri biasa. Sama halnya dengan dangdut pantura. Prostitusi Dolly maupun prostitusi Tanah Abang. Jadi, ini bukan soal Miss World nya. Tapi soal merepresentasikan baratnya yang dimusuhi habis-habisan.

Dari serangan terhadap Barat maupun representasinya, serta mendompleng alasan menegakkan syariah islam, maka saya rasa saya tidak berlebihan jika saya menduga bahwa FPI, HTI dan ormas-ormas sejenisnya secara langsung maupun tidak langsung merupakan kepanjangan tangan dari Al Qaeda.

Bagaimana menurut anda?

.

- Esther Wijayanti -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar