Minggu, 01 Maret 2015

Wisata Kuliner Palestina

Memasuki Palestina, melewati perbatasan dengan tembok tinggi. Seperti tembok pembatas dua kompleks perumahan, namun temboknya tinggi. Dengan tentara-tentara yang menjaga, tentu saja saya tidak boleh memotret.

Palestina tidak seperti yang saya bayangkan. Sisi yang saya masuki ini jauh lebih baik dari kawasan perumahan di Jakarta yang punya lalu lintas semrawut.

(Seluruh foto milik sendiri)

.

13834820521657585358

Suasana kota

.

1383480830103498403

Jalanan Palestina yang terlihat nyaman

.

1383480883761288897

Anak-anak pulang sekolah menyeberang jalan

.

13834809441892992811

Ice Cream Walls juga ada disini hlo..

.

13834809881617049884

Taxi Palestina, plat nomor P

.

Kami berhenti di restoran yang menjual masakan Indonesia untuk makan siang.

.

13834810451828597064

Restoran di Palestina ini menyajikan masakan Indonesia

.

“Apa kabar?” tanya staff di restoran itu. Seperti biasa kami menjawab, “Luar biasa!”. Nyengir deh orang Palestina, belajar percakapan baru dalam bahasa Indonesia: kalau ditanya apa kabar, jawabnya luar biasa.

Disini saya menikmati masakan Indonesia. Nasi soto ayam, bakwan jagung, bakwan tauge, dan ayam goreng tepung. Soto ayamnya enak sekali. Soto ayam Indonesia..

.

13834811051309330061

Karedok disajikan di atas telur dadar. Ayam goreng tepung dan bakwan tidak terlihat beda.

.

13834811571224183917

Sotonya enak sekali. Ditambah nasi, bakwan jagung dan bakwan sayuran.

.

Hari kedua wisata kuliner di Palestina, kami memasuki kawasan yang lebih gersang dan miskin. Menurut saya, situasinya mirip seperti perjalanan dari bandara Juanda masuk kota Makassar. Sama gersangnya. Sama rasanya.

.

138348121912365651

Area kumuh Palestina. Kesejahteraan tidak merata, mirip Indonesia.

.

13834812701306459368

Para pria duduk-duduk di emperan toko

.

Memasuki restoran lokal Palestina, staff restoran menyapa dalam bahasa Indonesia. Saya mengobrol sedikit dengan seorang staff perempuan, yang banyak bertanya tentang berapa lama perjalanan dari Indonesia ke Palestina.

Kali ini saya menyantap makanan lokal Palestina. Rasanya lumayan cocok dengan lidah orang Indonesia.

.

13834813321335356743

Makanan lokal Palestina ini rasanya enak. Sate yang besar, ayam bakar, dan entah apa lagi, plus nasi dan es buah.

.

13834830281357721634

Dan bir yang katanya paling terkenal se-Timur Tengah
Yang menarik dari restoran ini adalah kotak tip. Isinya rupiah.

1383481412352064577

Kotak untuk tip pekerja restoran.

.

Wisata kuliner di palestina ini ditutup dengan sakit perut.

.

- Esther Wijayanti -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar