Tidak berlebihan jika ada orang Israel mengatakan pada saya, Indonesia satu negara dengan tiga ratus bahasa daerah, sementara Arab ada banyak negara dengan satu bahasa saja. Membuat saya jadi tahu, bahwa bangsa lain kagum dengan kekayaan budaya dan bahasa Indonesia.
Setelah tulisan saya Menemukan Doa Bapa Kami Berbahasa Palembang di Yerusalem, saya ajak anda melihat Yardenit. Ini adalah tempat dimana Yesus dibaptis di sungai Yordan. Letaknya di utara Israel, dekat danau Galilea, dimana telah saya posting tulisannya dalam Wah Bendera Indonesia Berkibar di Israel.
Di sini, saya juga menemukan ayat tentang baptis, dimana bahasa-bahasa tradisional Indonesia dipajang besar-besar. Saya memahaminya sebagai bentuk apresiasi pemerintah Israel terhadap budaya bangsa Indonesia.
.
.
Di tempat ini, orang-orang Kristen dari seluruh penjuru dunia datang untuk dibaptis, atau melakukan peneguhan pembaptisan. Baptis, adalah sebuah simbol, dimana jiwa seseorang harus mati (masuk ke dalam air) lalu bangkit kembali (keluar dari air) sebagai jiwa yang baru.
.
Panel ini menjelaskan, bahwa seluruh panel di area ini didedikasikan untuk orang-orang Kristen di seluruh dunia.
.
Panel ini bertuliskan ayat dimana disebutkan, bahwa Yesus juga dibaptis.
.
Ayat tersebut ditranslasikan ke dalam bahasa Betawi. Lucu juga..
.
.
.
.
.
Saya senang melihat panel-panel berbahasa tradisional Indonesia ini. Rasanya excited.
.
Sementara, sungai Yordan sendiri adalah sungai yang indah, bersih dan tenang, tempat baptisnya bukan di sisi ini.
.
Kalau tangan baru mendekat ke air, masyarakat sungainya sudah mengerubungi begini, bagaimana mau nyemplung buat dibaptis? kira-kira ikannya nggigit nggak ya?
.
Note: seluruh foto milik sendiri.
.
- Esther Wijayanti -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar