Pic:123rf.com
.
Kejadian ini sudah lama sekali. Waktu itu libur kenaikan kelas. Adik-adik libur. Tapi kami tidak pergi liburan kemana-mana. Di rumah saja.
Saya teringat saat itu. Waktu kira-kira pukul 1.30 dini hari. Saya terbangun, hendak ke kamar mandi. Sepi sekali. Saya membuka pintu kamar. Seluruh ruang gelap. Karena memang lampu dimatikan semua. Kamar mandi adanya di seberang kamar saya. Sementara ruang tamu ada di ujung lorong.
Malam itu rasanya agak aneh. Ruang tamu tidak seperti biasanya. Rasanya ada sesuatu. Setengah mengantuk, saya menoleh. Astagaaa…. Betapa terkejutnya saya. Ada tengkorak nyengir ke arah saya.Tengkorak putih berdiri saja di ruang tamu saya. Dengan sedikit cahaya dari teras, tengkorak memancarkan cahaya fluorescent. Jantung serasa hendak copot. Rasa kantuk mendadak hilang. Saya tetap berdiri di situ. Terpaku pandang-pandangan dengan tengkorak itu. Mencoba mengumpulkan kesadaran di benak saya. Sedang apa tengkorak di ruang tamu saya tengah malam begini.
Namanya saja orang mendusin. Butuh waktu untuk berpikir. Rupanya tadi siang ada tamu ibu. Titip tengkorak pesanan sekolah untuk laboratorium biologi. Karena sekolah libur, maka tengkorak dikirim ke rumah. Walaahhh… bikin jantung mau copot saja.
.
- Esther Wijayanti -
Tidak ada komentar:
Posting Komentar