Jumat, 27 Februari 2015

Melihat Masjid di Den Haag

13743994411955875125
Gedung Parlemen
.

Ini adalah artikel bayar hutang atas artikel Mampir ke “Markas Teroris” di Amsterdam. Di situ saya berjanji pada penulisnya, saudara Taufikuieks untuk menayangkan perjalanan saya dan foto masjid di Den Haag.

Pulang dari tempat kerja, biasanya kami berjalan kaki, karena tidak terlalu jauh, sekitar 4 halte saja kalau naik bis. Kalau di Jakarta, kira-kira 4 halte Transjakarta. Jauh juga untuk ukuran Jakarta. Tapi jalan kaki di Den Haag juga asik.

Di danau ini, ada beberapa angsa dan bebek. Setiap hari, kami selalu membawa roti untuk diberikan pada bebek-bebek di sini. Ada seekor bebek yang sudah mengenal kami, sehingga selalu mendekat jika kami datang.

Tempat kerja, berada di seberang gedung parlemen. Setelah melewati deretan pohon-pohon yang indah ini.

1374399537362824397
.

Gedung Parlemen terletak di ujung jalan ini membelok ke kanan sedikit, ketemu danau.
Di kiri tempat saya berdiri memotret taman ini, saya menikmati bangunan yang indah ini:

13743995842079547794
.

Setelah memberi makan bebek, kami berjalan melalui sisi Gedung Parlemen. Saya ajak anda masuk ke kompleks Gedung Parlemen sebentar. Seperti ini halaman dalam Gedung Parlemen.

13743996321040082481
.

Setelah melewati gedung parlemen, melewati pertokoan, lalu saya ketemu masjid yang indah ini:

13743996761098569606

.

Bagus ya masjidnya. Seperti masjid betulan. Maksud saya, tidak seperti masjid dekat rumah.
Setelah berjalan lagi, melewati tempat prostitusi seperti dalam artikel saya, Melihat Tempat Prostitusi di Den Haag, saya menyusuri sungai menuju pulang.

Nah, kalau ini adalah masjid dekat rumah. Bentuknya tidak seperti masjid menurut saya. Tapi lumayan, pintunya menunjukkan bahwa itu adalah masjid.

1374399906387488922
.

Selamat menikmati foto-foto masjid ini. Jangan tanya sama saya masjid ini milik aliran mana. Saya tidak tahu.
.
Note: seluruh foto adalah koleksi pribadi
.

- Esther Wijayanti -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar