Sabtu, 28 Februari 2015

Inilah Penyebab Kematian Sisca Yovie: Bangkrut Nurani Masyarakat

Kesaksian masyarakat sekitar yang menceritakan saat-saat terakhir Sisca Yovie meninggal dunia, sesuai pemberitaan Kompas.com sungguh menghenyak batin. Mengingatkan saya pada kasus balita korban tabrak lari di Guandong, Cina. Dimana 18 orang lalu lalang melewati korban yang sekarat tanpa memberikan pertolongan, hingga seorang wanita datang menolongnya. Korban akhirnya meninggal dunia setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit.

Sisca Yovie, ditinggalkan oleh dua pengendara motor di jalan di area Cipedes Bandung, dengan kondisi berlumuran darah sekitar pukul 18.00 WIB. Saat mengetahui bahwa yang ditinggalkan di jalan bukan boneka, melainkan manusia, warga sekitar keluar semua. Menutupi tubuh Sisca Yovie dengan kain. Sisca Yovie disebutkan menangis, dengan susah payah mengambil kalung salib dengan tangan yang berlumuran darah dan menciumnya.

“Neng.. sabar ya neng.. berdoa saja ya neng..” hanya itu yang dikatakan warga kepada Sisca Yovie sambil menunggu polisi yang datang 2 jam kemudian.

2 jam ???

2 jam ada manusia meregang nyawa di trotoar, reaksi warga hanya “neng sabar ya neng”??? 
Warga sebanyak itu ternyata takut dijadikan tersangka. Tanpa memahami, bahwa dalam proses hukum harus ada saksi dan bukti. Apalagi belakangan ada rekaman CCTV, yang memperlihatkan bahwa pelaku kriminal bukanlah warga. Yang merubung cuma bilang, “neng.. sabar ya neng..”

Warga sebanyak itu tidak ada yang mau meminjamkan kendaraannya untuk mengangkut korban ke rumah sakit. Warga sebanyak itu tidak ada yang mau urunan bayar angkot untuk mengangkut korban ke rumah sakit. Kemana perginya nurani?

Reputasi kepolisian, memang memberikan kontribusi ketakutan warga untuk membantu korban. Takut dijadikan tersangka, takut berurusan dengan polisi, dan sebagainya. Bagaimanapun, polisi kan manusia juga, punya nurani juga. Bisa diajak bicara, bisa juga dipropamkan.

Kemana perginya nurani ?

Neng.. sabar ya neng…

.

- Esther Wijayanti -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar