Sabtu, 28 Februari 2015

Kontestan Miss World Vs Kontestan FPI dan HTI

“Pemilihan Miss World merupakan bentuk kontes kecantikan yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia, karena lebih menampilkan budaya negara lain, sehingga di mata masyarakat Indonesia terkesan merendahkan, melecehkan budaya bangsa seperti mempertontonkan aurat perempuan. Dalam islam ditegaskan bahwa memamerkan aurat wanita dan mempertontonkan kegenitan berjalan di depan publik adalah perbuatan dosa,” kata Ketua Bidang Kerjasama Internasional MUI Muhyidin Junaidi 23 Agustus 2013 (Tempo)

Benarkah Miss World adalah kontes yang menampilkan budaya negara lain sehingga melecehkan budaya bangsa? Benarkah Miss World bertujuan mempertontonkan kegenitan?

Mari kita lihat sekelumit profile pendidikan dan peminatan beberapa kontestan Miss World pilihan saya. Dalam hal ini, saya tertarik melihat jurusan sekolah yang mereka pilih.

.

13784427321074837168

Kontestan dari Aruba. Larisa Leeuwe. Usia 22 tahun. Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Aruba. Bercita-cita untuk membentuk lembaga sosial untuk melawan KDRT dan membantu para korban KDRT.

.

1378442770290870077

Kontestan dari Barbados. Regina Ramjit. Usia 19 tahun. Mahasiswi Fakultas Biochemistry. Bercita-cita menjadi Dokter Anak.

.

13784428021588030598

Kontestan dari Belarus. Maryia Vialichka. 22 tahun. Mahasiswi Kedokteran Hewan. Saat ini bekerja pada organisasi penyelamatan hewan tunawisma.

.

13784428322082944029

Kontestan dari Cina. Wei Wei Yu. 24 tahun. Mahasiswi jurusan Musik, pemain piano dan penyanyi opera. Hobi melukis, kaligrafi dan taekwondo.

.

13784428601446834115

Kontestan dari Colombia. Daniela Ocoro. 24 tahun. Mahasiswi jurusan Arsitek dengan peminatan arsitektur Bioclimatic.

.

137844296493911142

Kontestan dari Perancis. Marline Lorpheline. 20 tahun. Mahasiswa Kedokteran yang bercita-cita menjadi dokter anak, atau dokter kandungan.

.

1378442997786130665

Kontestan dari Dominica. Leslassa Arniyr-Shillingford. 19 tahun. Mahasiswi Ekonomi Agrikultur yang bercita-cita membangun industri lokal di negaranya.

.

13784430631651592297

Kontestan dari Indonesia. Vania Larissa. 17 tahun. Lahir di Pontianak, mahasiswi Keuangan yang bercita-cita bekerja di dunia entertaintment.

.

1378443123153442316

Kontestan dari Kazakhstan. Ainura Teleuova. 18 tahun. Mahasiswi Business International yang bercita-cita menjadi designer pakaian yang akan mempopulerkan pakaian bergaya Kazakhstan di dunia global.

.

13784431531767853610

Kontestan dari Serbia. Aleksandra Doknic. 19 tahun. Tahun ini akan memulai kuliah di jurusan Ekonomi. Aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

.

1378443185868049375

Kontestan dari Trinidad & Tobago. Sherrece Villafana. Mahasiswi jurusan Graphic Designer yang akan mengambil peminatan Fashion Designer.

.

13784432362088091965

.

Miss World, bukanlah kontes satu hari. Namun sebuah kegiatan sepanjang tahun, memiliki proyek Beauty With a Purpose dengan motto: membantu anak-anak di seluruh dunia. Penggalangan dana oleh para kontestan Miss World, telah menghasilkan dana jutaan dollar untuk membantu anak-anak agar mendapatkan masa depan yang lebih baik.

Atas partisipasi kontestan Miss World dalam berbagai proyek amal bagi anak-anak ini, Nelson Mandela memberikan apresiasi kepada kontestan Miss World dalam Beauty With a Purpose, karena telah membantu anak-anak dan memberdayakan kaum muda agar menjadi pelayan masyarakat yang baik.

Kontestan dari Indonesia, Astrid Yunadi telah memenangkan Miss Beauty With a Purpose dengan memberi edukasi untuk mencegah Filariasis, yang merupakan penyakit parasit daerah tropis, terutama di daerah kumuh. Penderita Filariasis dapat menjadi cacat sehingga sulit bagi mereka untuk bekerja, sehingga mempengaruhi ekonomi dan masa depan penderita.

13784432891807062601

Pressphoto.co

.

Brain, Beauty and Behaviour, bukanlah soal mempertontonkan aurat perempuan atau genit-genitan di muka publik. Namun menampilkan wanita seutuhnya. Jika pandangan mata anda melulu ke bagian dada perempuan, maka penggalangan dana jutaan dollar, dan anak-anak yang dibantu oleh para kontestan Miss World hanya akan terlihat seperti dua buah tonjolan saja di mata anda sehingga Miss World didemo sebagai perusak rumah tangga.

Sekarang giliran anda, para oposisi Miss World. Bagaimana profil pendidikan Kontestan FPI? Kontestan HTI ? Kontestan FUI? Apakah anda juga kuliah jurusan Biochemistry? Law? Medical School? Telecommunication Engineering? Atau tidak kuliah?

Apa program anda dalam menolong generasi muda untuk mendapatkan pendidikan dan masa depan yang lebih baik?

.

- Esther Wijayanti -

Tidak ada komentar:

Posting Komentar